Telaah Hukum Kasus Luthfi Hasan Ishaq dan Anas Urbaningrum - Chirpstory
Berikut Twit analisa kasus Hukum yang sedang marak baru-baru ini,, Sebagai referensi agar kita lebih dewasa dalam menyikapi persoalan,,
Luthfi dan Anas sama2 dijerat KPK menerima suap. Seberapa besar peluang KPK membuktikan dakwaan terhadap keduanya di persidangan
by dangtuangku
Inilah "Telaah Hukum Kasus Luthfi Hasan Ishaq (LHI) dan Anas Urbaningrum":
1. Mari kita belajar menelaah kasus LHI dan AU yg hangat kini. Ini apolitik, tapi murni bicara hukum.
2. KPK persangkakan LHI dgn pasal 5, 11, 12a dan 12b. AU dgn sangkaan pasal 11, 12b dan 12c UU Tipikor.
3. Kasus LHI dan AU pada prinsipnya sama. Sama2 hasil pengembangan KPK.
4. LHI pengembangan tangkap tangan AF. AU pengembangan tangkap tangan wisma atlet-Nazar lalu hambalang.
5. Inti kasus keduanya secara sederhana adalah gratifikasi pasif atau suap.
6. Sangkaan LHI punya 2 unsur krusial. Menerima suap dan menyalahgunakan wewenang.
7. Konstruksi KPK, suap yg diterima AU yaitu Toyota Harrier B 15 AUD. Sedangkan LHI uang Rp1 M.
8. Untuk unsur menerima suap, kasus LHI dan AU adalah serupa tapi tak sama.
9. Serupa karena sama2 diduga KPK menerima suap, tapi berbeda soal sampai tidaknya suap itu.
10. Untuk kasus AU; Toyota Harrier yg diduga KPK suap yg diterima AU, sudah sampai ke AU.
11. Buktinya adalah laporan kekayaan Anas yg berisi kepemilikan mobil Harrier B 15 AUD.
12. Sedangkan uang Rp1 M yg diduga suap utk LHI, belum sempat sampai ke LHI.
13. Uang Rp1 M secara nyata masih di AF saat tangkap tangan dan LHI tak ada. (Ini fakta diakui KPK)
14. Jadi secara sederhana unsur sampainya suap, secara nyata AU sudah sampai dan LHI belum.
15. Sekarang kita bahas apakah toyota harrier dan uang Rp1 M Itu suap atau bukan.
16. Untuk kasus AU; ada bukti cukup bahwa toyota harrier adalah suap.
17. Bukti pertama, mobil dibelikan Nazar. Kata Nazar duitnya dari Adhikarya agar jadi rekanan hambalang.
18. Alat buktinya adalah cheque dan uang tunai yg berasal dari Nazar. Ada pembenaran dari showroom.
19. Untuk suap ke AU, dgn seabrek alat bukti itu, KPK lebih mudah melakukan pembuktian.
20. Sederhananya, Toyota Harrier cukup bukti kuat sbg pemberian adhikarya via nazar utk AU.
21. Toyota Harrier pemberian adhikarya itu jg terbukti ke tangan AU dg bukti lap kekayaan AU dan STNK.
22. Sedangkan uang Rp1 M yg diduga KPK adalah suap ke LHI, KPK agak berat membuktikan.
23. Penyebabnya uang Rp 1 M itu belum sampai ke LHI, tapi masih di AF, tapi KPK udah tangkap.
24. Sikap KPK tak nunggu uang sampai ke LHI ini sangat aneh. Beda dgn kasus tangkap tangan lain.





